Paling sibuk di antara kami bertiga belas

“Mas, Andong sama Ungaran tinggian mana?”

“Ya Ungaran to Tik.”

“Tapi jalannya enak mana?”

“Ya enak sini Tik. Ungaran itu awalannya jalan batu, malah berat banget”

“Nek sama Prau?”

“Kalo sambil Pramuka mungking nggak capek Tik hahaha”

Titik memang anak Pramuka di Kampus. Paling sibuk di antara kami bertiga belas. Yang lain memang sengaja tidak ikut organisasi secara aktif, hanya dia saja yang sampai lulus aktif organisasi.

Titik memang jarang berkumpul dengan kami bertiga belas. Namun, Lingga, Umi, Syara yang paling sering berkumpul bersamanya. Ada banyak hal dari Titik yang sebenarnya menarik. Jarang ikut bergabung, tetapi setiap kali bergabung selalu menghidupkan suasana. Guyonan khasnya membuaat candaan menjadi jauh lebih renyah dibandingkan tanpa dia.

Apa kata Titik waktu itu “Muncak nggak harus sampai puncak. Tapi jangan bilang sedang muncak, bilang aja sedang ngepos. Kan cuma sampai pos pos, nggak sampai puncak.”

Ah Titik

#D53 #odopbatch5 #onedayonepost #tantangancerbungpart9

 

 

“Itu to puncaknya?”

“Iya Tris”

“Wah, kok cepet ya.”

“Iya, itu, rumah rumah di bawah aja masih keliatan.”

Kami sudah hampir sampai puncak Andong. Perjalanan memang sangat singkat, tak memakan waktu lama. Namun, bukahkah memang bukan seberapa lama harus berjalan, tetapi berapa banyak kita bersyukur atas setiap langkah?

Sutris mungkin menganggap ini terlalu cepat, tetapi mungkin bagi sebagian yang lain ini adalah perjalanan panjang dan melelahkan. Bahkan mungkin bagi Sutris, perjalanan ini tak ada artinya tetapi mungkin bagi yang lain teramat berarti. Atau bahkan justru sebaliknya.

Sutris sebenarnya tak terlalu menyukai mendaki gunung. Bahkan ketika kami pertama kali mendaki gunung, dia tidak ikut. Ada banyak yang dia katakan untuk menakut nakuti kami. Namun, akhirnya, dialah yang sekarang sering berwacana untuk mendaki gunung. Lebih semangat daripada aku yang sudah mendaki gunung kecil ini beberapa kali.

Apa kata sutris waktu itu? “Berjalanlah seakan esok kau tak akan lagi bertemu dengan teman temanmu”. Sutris benar, hari ini bahkan aku hanya sendiri di Solo. kedua belas temanku sudah berada di jarak yang tak terjangkau dengan kata.

#D53 #odopbatch5 #onedayonepost #tantangancerbungpart8

 

Tito Tito

Ada terlalu banyak informasi di Internet. Noona berusaha merangkumnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *