aku adalah satu dari tiga belas orang yang memiliki t-shirt dengan desain sama

“Guys, Sabtu depan nanjak ya, Andong aja biar biar semua bisa ikut.”

“Siap”

“Siap”

“Berangkat”

“Mantap”

Beberapa kali, semudah itulah kami bersepakat untuk mendaki gunung. Ketika ada satu saja di antara kami yang berinisiatif, maka semua tinggal mengiyakan dan akhirnya berangkat. Bahkan tanpa bertemu untuk mematangkan rencana, hanya bercakap di grup Whatsapp saja semua bisa selesai. Namun, dalam beberapa kesempatan, wacana hanya akan berhenti sampai pada tahap rencana, tidak pernah terlaksana.

Perkenalkan, aku adalah satu dari tiga belas orang yang memiliki t-shirt dengan desain sama, bertuliskan ‘doa ibu sepanjang 8 semester’. Baju yang aku buat beberapa tahun lalu, untuk kedua belas teman temanku. Waktu itu, kami masih mahasiswa semester awal, dimana berkumpul menjadi hal yang mudah untuk dilakukan.

“Semuanya nanti ikut ya, biasanya nggak pernah lengkap, sekarang harus lengkap, sebentar lagi pisah kan.”

Satu temanku itu memang paling semangat untuk urusan mendaki gunung. Ketika dia bilang semuanya, itu tidak berarti kami bertiga belas akan mendaki gunung bersama. Ya, hanya dua belas orang saja yang nantinya akan mendaki gunung. Bahkan, jika kau tahu, satu orang ini tidak ada di dalam grup kami. Nampak jahat memang, tetapi, bukankah lebih menyakitkan jika kita berbicara perihal mendaki gunung, tetapi dia tidak akan ikut bersama kami? Mengapa begitu?

Namaku Tristianto, aku akan menceritakan dua belas orang terbaik dalam empat tahun terakhir. Mereka berasal dari berbagai penjuru tetapi kami mampu menyatu. Jika bersama kemana mana adalah hal biasa dan kisah cinta menjadi hal yang lumrah, aku hanya akan berkisah tentang hal yang jauh lebih tidak menarik, perjalanan.

Kisah kisah perjalanan ini adalah hal yang tidak menarik, mungkin untuk kalian. Tetapi bagiku, satu satunya hal yang tidak pernah lepas dari kehidupan kita adalah perjalanan. Dan bukankah kita selalu sulit, memaknai sebuah rutinitas?

Esok lusa, perjalanan mendaki gunung Andong adalah perjalanan yang singkat, tidak lebih dari dua jam perjalanan. Namun, kami bukan pemburu puncak. Perjalanan ini tiba tiba menjadi perjalanan yang mungkin tidak pernah terlupakan.

#D45 #odopbatch5 #onedayonepost #tantangancerbungpart1

Tito Tito

Ada terlalu banyak informasi di Internet. Noona berusaha merangkumnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *